Dipublikasikan pada: 29 November 2025
Masyarakat dihimbau selektif ajalan kerja diluar negeri
Masyarakat diminta tidak gegabah
menerima tawaran kerja ke luar negeri. Masyarakat juga
diingatkan mengenai pentingnya persiapan matang
sebelum berangkat dan mewaspadai tawaran yang
menyesatkan.
"Kepada semua vang mau bekerja di luar negeri,
bersiapkan dengan baik. Jangan sampai teriebak
dengan iming-iming yang salah, pilihan-pilihan yang
meniebak,' kata Muhaimin Iskandar Menteri
Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Dilansir dari Antara pada Senin (1/12/2025), Muhaimir
juga menyoroti sejumlah lokasi tujuan tawaran keria di
luar negeri yang umumnya ilegal seperti Kamboja.
la menekankan masvarakat harus berhati-hati kepada
setiap tawaran yang masuk, terutama yang bersumber
dari media sosial yang tidak resmi seperti facebook
instagram, dan lain sebagainya.
"Gunakan semua channel informasi, terutama vang
formal, baik swasta maupun Kementerian P2MI," ujar
Cak Imin.
Sebelumnya, Mukhtarudin Menteri Pelindungan Pekerja
Migran Indonesia (P2MI) menegaskan bahwa prioritas
negara adalah memperkuat pelindungan pekerja
migran, bukan sekadar meninqkatkan anqka
penempatan.
Mukhtarudin mengatakan, 80 persen persoalan pekerja
migran teriadi di tahap rekrutmen, sehingga Balai
Pelayanan Pelindungan Pekeria Migran Indonesia
BP3MI) harus menjadi garda terdepan untuk
memastikan proses pendaftaran, seleksi, dan
penempatan berjalan transparan dan sesuai prosedur.